Sabtu, 25 Oktober 2014

Cahaya terasa menyilaukan bagi mereka yang terbiasa dalam kegelapan.


Bismillahirohmanirrohim..
Assalamualaikum..

Hanya butuh gelap untuk dapat melihat sebuah cahaya, cayaha yang terang tak akan membuat silau bagi mereka yang meridukannya, namun cahaya dapat terasa begitu menyilaukan bagi mereka yang terbiasa dalam kegelapan. Dalam gelap mungkin engkau merasa nyaman, namun tak seorangpun tahu eksistensimu walaupun engkau hidup. umat mungkin bagai laron yang takut dihalau api, dia akan mencengkramkan kuku tajamnya, menggores siapapun yang akan menyelamatkanya dari kegelapan. Bersabarlah, ingatlah manakala junjunan kita Muhammad begitu bersemangat dalam dakwah. Dakwah itu jalan berliku yang penuh perjuangan. Jangan pernah menyerah kawan, nyalakan terus cahaya ini. hingga semua orang dapat melihat sinarnya.

Subhanallah, begitu kalian sangat bersemangat kawan. padahal aku tahu hanya segelintir orang saja yang melirik dan mengikuti. Tapi kalian luar biasa, tak pernah mengurangi semangat kalian dalam menyampaikan dakwah ini. Para nara sumber yang luar biasa, dan ilmu yang kalian berikanpun begitu luar biasa, tapi lihatlah, hanya segelintir orang saja yang mau menyambut cahaya ini. Tetap semangat kawan, ini adalah jalan yang diridhoi Allah. Percayalah bahwa diujung jalan ini Allah mmenyediakan sesatu yang manis untuk kita.

Ya Rabb,, saksikanlah bahwa kami telah menyampaikan kebenaran ini.
Bukakan pintu-pintu hati umat untuk menerima cahaya MU.
Kuatkan para pengemban dakwah dengan kesabaran.
Karuniakan istiqomah kepada kami.
Ya Rabb, sesungguhnya solahku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk MU.

Secercah cahaya yang akan terus kami pancarkan. Beri kami kekuatan ya Rabb. Menyadarkan ummat memang bukan perkara mudah, namun selama kita yakin akan janji Allah, kita pasti bisa kawan.


Senin, 20 Oktober 2014

Izinkan aku membawa cahaya ini, untuk menerangi Dunia.

Bismillahhirohmannirohim...
Assalamualaikum...

Gelap tak selamanya menakutkan, terkadang gelap memberikan ketenangan. Semua benang kusut yang terjalin disiang hari, gelap malam mampu untuk mengurainya. Kokokan ayam yang sayup-sayup terdengar sebagai tanda bahwa hewanpun bertasbih pada Rabb nya. Malam menyimpan semua misteri siang. Mata yang enggan terpejam, memikirkan masa yang belum pasti. Semua rencana yang tersusun rapi, seolah memudar seiring berjalannya waktu. Dulu selalu ada tempat untuk mencurahkan semua mimipi-mimpi besar yang kita inginkan, kita selalu saling support, saling mendoakan semoga semuanya tercapai. Namun kini kita telah berjalan masing-masing, mengejar semua mimpi-mimpi yang pernah kita ungakapkan bersama, atau entahlah, entah kalian masih mengejar mimpi-mimpi itu atau tidak, entah kalian telah menggantinya atau tidak. Entah kalian masih bersemangat untuk mewujudkannya atau tidak. Kawan, kita memang tak bisa jalan bersama lagi seperti dulu. Kita memang sudah punya jalan masing-masing, tapi asal kalian tau, tangan ini selalu terbuka untuk kalian. . .

Semua mimpi yang sudah tersusun rapi, semua target yang sudah menunggu untuk aq gapai. Mungkin sekarang adalah titik terjenuh dalam perjalanan ini. Aku masih ingat, beberapa bulan lalu kita selalu bersemangat mengerjakan skripsi, tanpa henti saling menyemangati, kita yang selalu ingin skripsi itu cepat selasai, dan kini semua sudah usai kawan. Beberapa waktu lalu aku selalu berkata "nunggu ijazah keluar dulu" dan sekarang semua sudah selesai. Hampir 4 tahun aku menyelesaikan semua dengan penuh perjuangan, dan selama itu pula semangatku tak pernah mati. Tak pernah ada kata mengeluh karena aku yakin akan kekuatan tekad dan doa. Namun kini, saat semuanya sudah kucapai, aku merasa ada yang hilang. Mungkin memang aku butuh mimpi baru. Tapi pliiiisssss kenapa mimpi kali ini terasa begitu berat.
Mungkinkah karena tidak ada dukungan? hey, bukankan mimpi ku yang pertama juga diragukan oleh orang tuaku sendiri, tapi lihatlah kawan, sekarang mereka tersenyum melihatku bisa mewujudkan mimpi itu.
Ya Rabb, aku harus mulai dari mana? semua terasa buntu, meggantung tanpa kepastian. selama ini aku selalu yakin bahwa Engkau tak akan menyia-nyiakan kerja keras hamba Mu. mungkin aku hanya harus bersabar.

Ya Rabb, salahkah aku yang ingin terbang meski tak memiliki sayap? salahkah aku yang ingin melihat dunia walau hanya dengan langkah-langkah kecil? salahkan jika impianku terlalu besar? ada sebuah quote yang begitu bagus "Jika seseorang merasa galau dengan keadaannya, itu mungkin dia tidak ridho diatur oleh Tuhannya." Astagfirullah, aku tak pernah merasa tak rela dengan apa yang aku jalani saat ini.. it's verry nice. aku sudah berada pada zona nyaman. Dan aku ingin sesuatu yang baru. bagaimana bisa aku menjadi motivator, selama akupun susah untuk memotivasi diri sendiri, bagaimana mungkin aku bisa menyampaikan tentang bagaimana indahnya islam, sementara pengetahuanku masih dangkal? bagaimana bisa aku menjadi seorang enterpreneur tanpa aku melangkah? Tapi kenapa semua ini begitu lambat berjalan. Aku yakin bahwa Allah akan membuatkan jalan baru untuk impian baruku ketika impian lama sudah kucapai. tapi mungkin memang belum saatnya. Ya Rabb, pertemukan aku dengan orang-orang yang satu visi. kenapa semua orang meragukan semuanya??

Ketika dunia berbalik tak mendukungmu, yang kau butuhkan hanya sebuah keyakinan akan semua mimpi yang telah kau buat. semangat terbesar adalah jiwa-jiwamu sendiri. sebarapa yakin akan mimpi yang kau ingin wujudkan maka sebesar keyakinan itu pula semuanya akan terwujud. Cari dan temukan jalan untuk menuju impianmu. Bergerak dan jangan pernah diam, mintalah selalu Allah untuk membimbingmu untuk meraih impian itu.

Ya Rabb, bimbing aku untuk meraih semua mimpi-mimpi ini. menjadi inspirasi bagi yang lain. aku ingin apa yang aku fahami tentang perjalalan didunia ini, mereka juga faham.
Bantu  aku untuk menyalakan api itu, dan izinkan aku membawa cahaya untuk menerangi dunia. Sekali lagi Izinkan aku membawa cahaya ini untuk menerangi Dunia..


Sabtu, 18 Oktober 2014

Yuk,, Halaqoh


Bismillahirrohmannirrohim..
Assalamualaikum.
this is Saturday dear, waktunya halaqoh..

Islam itu mencakup segala hal, islam agama yang mengatur hubungan manusia dalam berbuat. islam mengajarkan bagaimana manusia harus berbuat di dunia ini. islam mengatur manusia dalam berniaga, berkeluarga, bersahabat, bahkan bernegara. islam is complet. Islam mengajarkan bahwa diri kita juga punya hak yang harus dipenuhi. Dalam islam semua indah dear. Ilmu dalam islam gak akan habis untuk dipelajari bahkan hingga ajal menjemput kita. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang kita punya, terus perluas wawasan, terus cari ilmu yang belum kita kuasai. Dan yang paling penting, amalkan dan sebarkan ilmu itu.
Gak enak kali dear kita cuman faham sendiri. yuk kita sebarin apa yang sudah kita pahami pada sekitar kita.
jadilah lampu yang menerangi digelap malam tanpa harus membakar diri sendiri.
yuk, semangat mengkaji islam dear.....


Selasa, 30 September 2014

Tahun Pertama HIJRAH "The Moment"


Bismillahirronmannirohim...
Assalamualaikum..


Malam adalah selimut siang, siang berlalu matahari tenggelam dam pekatpu menyelimuti dunia. Mengurai perjalanan kehidupan diheningnya malam. suara desir angin, denting jarum jam, samar-samar suara binatang, hingga sesekali terdengar satu-dua kendaraan yang lewat, semua terekam jelas. Malam ini ada sedikit rasa yang akan kubagi. Dulu, kufikir aku sudah benar dalam menggunakan hijab, dulu aku merasa sudah faham akan agama, sungguh aku malu kawan.

Dulu, aku fikir hijtah itu hanya untuk orang yang blm berhijab saja, ternyata itu keliru kawan. Kini, aku mulai semuanya dari awal. Bukan hanya hijrah dalam berpakaian, namun jauh dari itu adalah memperbaiki keislamanku. Aku yang berawal islam karena keturunan. Namun kini aku faham, ada sederetan konsekuensi ketika kuambil islam sebagai gamaku. Segala aktifitas manusia itu terikat oleh lima hukum syara yaitu haram, wajib, sunah, makruh dan mubah(boleh). kita bisa memilih aktifitas mana yang akan kita kerjakan dalam sehari ini, kita bisa memilih jalan-jalan bareng teman yang hukumnya boleh atau membantu orang tua yg hukumnya wajib? kita bisa memilih, mau pacaran yang hukumnya haram atau mau sendiri dalam taat yang merupakan kewajiban? yah, kita hanya harus menyadari keterikatan lima hukum syara itu dalm aktifitas kita sehari-hari.

Kawan, seperti aku ceritakan tadi, ini adalah tahun pertama hijrahku. Kewajiban hijab syar'i, menjauhi zina dan riba, mengikuti sabda rosul. Banyak yang berbenturan dengan kebiasaan semula memang, namun ini adalah jalan yang lurus. Ini tahun pertama aku merayakan idul adha berbeda dengan keluargaku. Aku merayakannya duluan kawan, karena menurut hadist Rosul bahwa idul adha adalah hari berikutnya setelah wukuf arafah, dan wukuf diarafah tahun ini adalah hari jumat, sehingga idul adha adalah hari sabtu, namun keluargaku merayakan hari minggu sesuai dgn keputusan pemerintah. Ada rasa aneh, sedih, tapi keputusan ku berdasar pada ilmu yang aku pelajari.

Akhir bulan ini, ketika aku berazam akan berhijrah, Allah coba aku dengan masalah pekerjaan yang masa Allah begitu rumit. Ketika aku tahu kalau berjalan bersamapun sudah termasuk berkhalwat, Allah kasih aku cobaan dengan memberikan kesempatan. Ketika aku sudah bulat untuk melangkah, Allah kasih aku cobaan, "kemana aku akan melangkah?" sedangkan berada disinipun aku sudah sangat tidak nyaman. Ya Rabb, benarlah apa yang telah Engkau wahyukan dalam kitab-Mu, Tidakkah seseorang mengatakan beriman sedangkan ia belum mendapat ujian?
Ya  Allah, Kau menguji cintaku. Demi Dzat yang Maha Cinta, akan ku pegang cinta ini hingga aku mati. apapun keputusanku sekarang ini, semua hanya akan mengikuti firman-Mu, tak akan aku silau dengan gemerlap dunia, tak akan aku takut dengan harta dunia, karena ku yakin selama Engkau aku jadikan Illah maka Engkau tak akan membiarkanku. semakin kau coba kesabaranku, semakin aku merasakan manisnya taat dalam sabar, manisnya diam dalam istigfar. Ketika tak ada manusia yang mampu memahami, hanya Engkau yang menerima keluh kesahku. saat ku urai semua kesedihan ini, saat kusandarkan hidupku dan matiku hanya untuk Mu, semakin tak bernilai jiwa ini, semakin aku ingin berlari kearah-Mu. Ya Allah ampuni aku yang selama ini telah lalai. Bersandar hanya pada-Mu membuat hati ini tenang. Seperti daun yang jauh dari ranting, mengikuti hempasan udara, dia merelakan tubuhnya diterbangkan angin, terapung diatas sungai. sungguh daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia hanya mengikuti kemana angin pertiup, merelakan tubuhnya terhempas.

Yah, kini aku faham hakikat kehidupan didunia. membiarkan diri ini berjalan menurut titah-Nya. Kita hanya diwajibkan berusaha, sedangkan hasilnya adalah hak perogratif Allah. Allah tahu apa yang terbaik bagi kita.
Bismillah, diperjalanan hijrah ini, aku memohon petunjuk-Mu, karuniakan hati yang sabar, karuniakan hati yang cantik, meski orang tak melihat kecantikannya.. Wahai iman jangnalah engkau hanya singgah dihati ini, namun menetaplah, bimbing aku untuk bertemu dengan-Nya.

Kalian yang membuatku IRI





Bismillahirrohmannirohim...
Assalamualaikum..
Selamat Malam Dunia...

Entah sudah sebarapa jauh kaki ini melangkah, menyusuri hamparan bumi Allah. Sudah jutaan hari aku lalui, bertemu dengan berjuta insan, dengan berupa-rupa karakter.
Hmmmm.. Entah sampai kapan kaki ini akan terus berjalan, entah sampai kapan aku menunggu hari itu tiba, entah sampai kapan aku bisa menghirup udara di bumi ini, entah sampai kapan aku menahan rindu ini. Yah,, semua memang tidak ada yang pasti, Dunia ini semu kawan. Gemerlap dunia yang mampu membuat lalai, gelak tawa yang terdengar riang, namun entah apa yang sebenarnya terjadi. Berjuta tanya berkecamuk dalam fikiran ini, akankah aku bisa mencapai semua impianku? sementara maut terus mendekatiku, akankah aku bisa keluar dari rumitnya masalah ini, akankah kaki ini membawaku keluar dari tempat ini?. Lalu kemana aku harus pergi? kawan, semua kehidupan didunia ini adalah ketidak pastian, semua bisa berubah tanpa ada yang bisa mencegahnya. Tapi kau harus tahu, bahwa kehidupan yang abadi adalah di akhirat kelak. Ketika semua manusia tak ada yang bisa lari dari perhitungan (hisab) Allah. Itulah hari pembalasan.
Sudah lama aku menyimpan rasa iri pada kalian, para wanita berhijab yang mampu menundukan nafsu untuk meraih ridho Allah. Jilbabmu yang selalu terjunta panjang, khhimarmu yang kau kenakan menutup dada sesuai firman Allah, wajahmu yang teduh dan pandangan matamu yang selalu kau tundukan. kalian selalu membuatku iri, tahukah kalian jika aku juga ingin seperti kalian? duduk bersama dan merasakan ketenangan yang kalian pancarkan. Sungguh, kalian tak pernah merasa malu dengan pakaian kalian, karena kalian yakin, inilah yang Allah dan Rosul perintahkan. Kalian tahu, dari jauh aku selalu memandangi kalian, mencari tahu tentang kalian. Dan kini aku tertatih mengikuti jejak kalian, menundukkan nafsu, berusaha mengikuti apa yang Allah wahyukan dan apa yang telah Rosul sabdakan. Pijakan kaki  yang belum kuat membuat aku mudah terhempas, manun kini aku dapat merasakan manisnya sabar dalam taat.
Aku yang akan terus mengikuti jejak kalian. Rinduku pada Ilahi, rinduku pada rosulku Muhammad, pembawa segenap kebaikan. Bismillah, dengan tertatih aku ikuti sabda Mu.

Sabtu, 27 September 2014

Mau jadi apapun kamu PASTI BISA


Bismillahirohmannirrohim..
Assalamualaikum..

Saturday,.. Hari yang ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh mahluk, baik itu anak sekolah, guru, pegawai kantor, dan yang lainnya. Tapi bagi pengangguran gak ngefek kali yah, mau hari apapun itu (piiiissss).

Saturday, bukan berarti harus males-malesan yah. Alhamdulillah, jadwal satu minggu udah full. Pagi ini saya akan share tentang masa depan. Cieeeeee
Kawan, pernahkah terlintas dalam fikiran "kayanya saya gak bisa deh jadi itu". terlihat seperti kalimat sepele, tapi kau tau kawan, bagi saya itu sebuah kalimat payah yang tidak pantas diucapkan oleh manusia. kenapa demikian? Allah menciptakan manusia dengan berjuta kelebihan, Allah anugrahkan kita akal, yang subhanlloh komputer secanggih apapun, masih kalah dengan kekuatan otak kita. Menurut penelitian, "rata-rata orang hanya menggunakan otaknya sekitar 0.1% saja. sedangkan orang jenius menggunakan otaknya sebesar 1.5%". ini saya ambil dari pikiran rakyat.com jika ingin tau selengkapnya silahkan berkunjung Disini aja . Lalu muncul pertanyaan apa yang menyebabkan potensi manusia itu tidak digunakan secara maksimal? ada beberapa faktor yang salah satunya dengan berfikir negatif, mesara diri tidak mampu, sehingga ada pembatasan yang kita ciptakan sendiri. Kawan, jangan pernah kau bilang tidak bisa, tidak mampu, sebelum kamu mencobanya, sebelum kamu belajar. Ketahuilah kawan, mau jadi apapun kamu, setinggi apapun cita-cita kamu, yang mungkin orang anggap tidak mungkin, selama kamu meyakini kamu bisa, dan selama kamu memeperjuangkan apa yang kamu cita-citakan. Yakinlah bahwa lambat laun kamu akan mendapatkannya, hanya masalah waktu kawan. Percaya akan kemampuan yang telah Allah anugrahkan pada kita kawan. Serta mintalah Allah selalu membimbingmu untuk meraih cita-citamu. Cita-citamu memang penting kawan, tapi jauh lebih penting adalah mengikuti skenario terbaik yang telah Allah gariskan untuk kita. baca lagi di tulisan saya sebelumnya.

Kamis, 25 September 2014

Nikmati Setiap Proses Ketaatan pada Ilahi



Bissmilahhirohmanirrohim..
Ada beberapa bait kalimat yang diunggah ustadz saya sore ini dan menjadi bahan renungan bagi saya.
Berikut ini postingan Ustadz saya yang Luar Biasa bangeeettt..

 Beliau menulis "Sepemahaman saya, yang Allah wajibkan atas kaum Muslim itu melaksanakan prosesnya, adapun hasilnya, lebih tergantung pada prosesnya. Misalnya dalam setiap amal, ada 2 hal yang diperhatikan syariat,  yaitu niat yang ikhlas karena Allah dan cara yang benar. Karenanya Allah tidak mewajibkan kita untuk kaya, tidak pula mewajibkan miskin, tapi mewajibkan kita agar halal dalam mencari nafkah. Allah pun tidak mewajibkan menikah, juga tidak mewajibkan membujang, yang Allah wajibkan menjaga diri dari maksiat dalam prosesnya. Karenanya penting sekali menjaga kemurnian proses ini, menjaga niat dan cara, karena tiada berguna hasil bila niat dan prosesnya salah. Kaya sih iya, tapi dari menipu, dari riba. Menikah sih, tapi diawali bertubi maksiat saat pacaran, apa yang kita cari sebenarnya?
Nikmati saja prosesnya, disitu letak nikmatnya. Bersabar dalam prosesnya disitu ada pahala. Yang lebih parah lagi, sudahlah prosesnya salah, tak dapat hasil pula. Ini benar-benar rugi dunia-akhirat, pacaran itu seringnya begitu. Sudahlah hilang waktu, uang, korban perasaan dan kehormatan, nikahnya enggak, makan janji manis sama harapan palsu aja..duh!
Beda dengan yang niatnya ikhlas dan caranya  benar, walau gak dapet hasil, tetep ada pahala, karena niat dan cara udah betul. Jangan sampe udah salah niatnya, salah cara pula, hasil nggak ada. Udah dinikmati, nyesek, nggak tanggung jawab pula."

Coba deh, kalian renungin setiap kata yang beliau tulis, begitu dalam dan penuh dengan pelajaran bukan?. tetaplah bersemangat dalam taat pada Ilahi, Agungkan Allah dihatimu maka Allah akan mengagungkanmu di bumi-Nya. kau tau kawan?? Cinta Ilahi itu begitu lembut, dan ketaatan pada-Nya begitu manis. Semoga Allah tetapkan kita dalam istiqomah taat hanya pada-Nya. Aaammiiinnn